Beranda / News

Jadwal Ibadah Haji 2023, Kloter Pertama Berangkat Tanggal 24 Mei

news.terasjakarta.id - Jumat, 20 Januari 2023 | 17:19 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Jamaah haji saat wukuf di Arafah. (ist)

Jamaah haji saat wukuf di Arafah. (ist)

Penulis : Cahyono
Editor : Cahyono

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan jadwal keberangkatan haji 2023 keloter pertama akan diterbangkan pada tanggal 24 Mei.

DIjelaskan Menag Yaqut Cholil Qoumas, calon Jemaah haji harus sudah masuk asrama pada tanggal 23 Mei sehari sebelum keberangkatan ke Madinah.

“Kloter pertama gelombang pertama berangkat ke Madinah pada 24 Mei 2023," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Kamis 19 Januari 2022.

Menag Yaqut menyebut, wukuf kemungkinan bakal dilakukan pada tanggal 27 Juni 2023 dan Jemaah haji Indonesia akan pulang ke tanah air pada 4 Juli 2023.

Menag Yaqut Cholil Qoumas juga menjelaskan, untuk Jemaah haji khusus sebanyak 17.680 sehingga kuota haji tahun ini sebanyak 221 ribu Jemaah dengan jumlah kloter 820.

Ia merinci untuk Jemaah haji regular sebanyak 203.320 haji, jemaah regular murni 201.527 527, pendamping haji daerah 1.543 dan pendamping 250.

Baca Juga : Biaya Haji 2023 Diusulkan Naik Hampir 2 Kali Lipat, Biaya Hidup Jemaah di Arab Saudi Dipangkas

Biaya Haji 2023 Diusulkan Rp69 Juta per Jemaah

Menag Yaqut Cholil Qoumas juga mengusulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2023 sebesar Rp98,8 juta per calon Jemaah.

Kendati demikian, dari usulan biaya haji itu hanya 70 persen yang dibebankan kepada Jemaah haji yakni sebesar Rp69 juta.

Sementara sisanya sebesar 30 persen atau Rp29,7 juta ditanggung oleh dana nilai manfaat.

Secara keseluruhan dana yang dibebankan pada dana nilai manfaat yakni Rp5,9 triliun.

“Tahun ini pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jemaah sebesar Rp98.893.909, ini naik sekitar Rp514 ribu,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Kamis 19 Januari 2022.

Adapun komposisi dari usulan BPIH tersebut yakni Bipih Rp69.193.733 dan nilai manfaat sebesar Rp29.700.175 juta atau 30 persen.

Jumlah usulan biaya haji 2023 naik hampir 2 kali lipat dibanding tahun lalu.

Menurut Yaqut Cholil Qoumas pembebanan BPIH harus berpedoman dan mengedepankan prinsip keadilan.

Usulan ini juga diambil untuk untuk menjaga keberlangsungan dana nilai manfaat di masa depan.

Pemerintah juga mengusulkan biaya hidup Jemaah haji di Arab Saudi hanya 1000 real atau setara Rp4.080.000 dipangkas 500 real dari tahun lalu.

Jadwal Ibadah Haji 2023

Ada sejumlah kegiatan rangkaian ibadah haji yang harus dilakukan para Jemaah seperti dimulai dengan Ihram dan ditutup dengan thawaf wa’da.

Menurut kalender Hijriah, untuk jadwal ibadah haji 1444 H wukuf dimulai pada tanggal 27 Juni 2023 atau 9 Dzulhijjah setelah sebelumnya diawali dengan niat.

Berikut urutan jadwal haji 2023:

  • 26 Juni 2023 melakukan niat
  • 27 Juni 2023 melakukan Wukuf di Arafah dan dilanjutkan perjalanan ke Muzdalifah.
  • 28 Juni 2023 Jumroh Aqabah dengan melempar Jumroh dan dilanjutkan mencukur rambut.
  • 29-30 Juni 2023 Mabit di Mina atau menginap selama 2 hari.

Selepas Mabit dan melempar Jumroh di Mina, Jemaah haji selanjutnya berangkat ke Mekah untuk menjalankan Thawaf Ifadah dan Sa’i.

Kemudian Jemaah haji melaksanakan Sa’I atau berlari-lari kecil dari bukiy Shafa menuju Marwah sebanyak 7 kali.

Bagi Jemaah haji yang telah melaksanakan Sa’i berarti rangkaian ibadah hajinya telah rampung. (yn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link