Beranda / News

Respon WNI di Taiwan Soal Penarikan Mie Instan Indomie Mengandung Zat Pemicu Kanker

news.terasjakarta.id - Rabu, 10 Mei 2023 | 15:20 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
WNI di Taiwan merespon penarikan peredaran Indomie di negara tersebut yang dituding mengandung zat pemicu kanker oleh pemerintah setempat. (ilustrasi : terasjakarta.id)

WNI di Taiwan merespon penarikan peredaran Indomie di negara tersebut yang dituding mengandung zat pemicu kanker oleh pemerintah setempat. (ilustrasi : terasjakarta.id)

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan merespon kabar ditarik mie Instan Indomie di negara tersebut lantaran ditenggarai mengandung zat yang memicu penyakit kanker.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Taiwan mengabarkan bahwa pihaknya menemukan produk Indomie rasa ayam spesial mengandung zat pemicu kanker.

Kemenkes Taiwan menemukan bahwa produk Indomie tersebut mengandung etilen oksida yang dinilai berbahaya karena menjadi penyebab pemicu kanker.

Menanggapi hal ini WNI di Taiwan melalui penasihat Indonesian Diaspora Network di Taiwan, Dewi, mengungkapkan bahwa orang Indonesia yang berada di negara tersebut akan beralih mengkonsumsi mie instan lain selain Indomie.

Baca Juga : Gawat, Ternyata Mie Instan Indomie yang Ditarik di Taiwan Sama dengan di Indonesia

Sembari menunggu keputusan Kemenkes Taiwan terkait kelayakan konsumsi terhadap mie instan fovorit orang Indonesia itu.

"Kami masih menunggu penumuman lebih lanjut dari pemerintah Taiwan apakah mie instan yang dinyatakan mengandung zat pemicu kanker tersebut sudah aman apa tidak untuk dikonsumsi. Sementara kami beralih ke mie instan lain," ucapnya.

Lebih lanjut, Dewi menambahkan bahwa sebenarnya Indomie telah beredar di supermarket dani 7-11 di seluruh Taiwan.
Dari banyak varian yang dijual Indomie Goreng menjadi varian yang paling diminati di Taiwan.

Baca Juga : Ini Bahayanya Konsumsi Mie Instan Berlebihan, Bisa Sebabkan Sindrom Metabolik

Sehingga, WNI dan masyarakat Taiwan tak terlalu khawatir dengan penarikan peredaran Indomie rasa Ayam Spesial.

Indomie Picu Kanker di Taiwan Ternyata Sama dengan yang Dijual di Indonesia

Kabar ditariknya mie instan dari Indonesia salah satunya Indomie di luar negeri terus menjadi perbincangan.

Wajar saja, pasalnya Indomie merupakan mie instan 'sejuta umat' yang menjadi makanan favorit masayarakat di Indonesia.

Penarikan peredaran mie instan yang salah satunya merk Indomie terjadi di Taiwan.

Baca Juga : Mie Sedaap Ternyata bukan Pertama Kali Dilarang di Luar Negeri, Berikut Faktanya

Alasan penarikan peredaran dilakukan salah satunya varian Indomie rasa Ayam Spesial karena dinyatakan mengandung zat karsinogenik etilen oksida yang dapat memicu penyakit kanker.

Produk Indomie rasa Ayam Spesial yang dilarang peredarannya di Taiwan tersebut ternyata tidaklah berbeda dengan yang beredar di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Didi Sumedi yang menyatakan bahwa produk mie instan tersebut di impor oleh distributor tidak resmi ke Taiwan.

Baca Juga : PT Indofood CBP Buka Suara Terhadap Produk Mie Instan yang Ditarik di Taiwan

Di manana distibutor tidak resmi tersebut merupakan diaspora. Sehingga belum disesuaikan dengan standar yang berlaku di Taiwan.

"Banyak orang Indonesia di luar negeri secara individu yang mengimpor barang macam-macam. Di antaranya Indomie. Nah itu Indomie yang standar Indonesia jadi beda standar," ungkap Didi Sumedi.

Padahal seharusnya Indomie yang diimpor oleh distributor resmi di Taiwan disesuaikan dengan standar di negara tersebut.

Sayangnya Didi Sumedi tidak mau menanggapi erkait standar Indomie di Indonesia apakah mengandung zat berbahaya atau tidak bila dikonsumsi.

Baca Juga : 4 Mie Instan Indonesia Dilarang di Luar Negeri, Picu Kanker

Dikatakan Didi Sumedi hal itu bukan merupakan ranahnya melainkan ranah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Empat Mie Instan Indonesia yag dilarang di luar negeri

Produk mi instan asal Indonesia kembali ditarik peredaran di luar negeri. Kali ini, negara yang menarik peredaran produk mi instan Indonesia adalah Taiwan.

Sementara itu, produk yang ditarik peredarannya berasal dari hasil produksi PT Indofood Sukses Makmur Tbk, yakni Indomie rasa ayam bawang.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Taiwan mengabarkan bahwa pihaknya menemukan produk Indomie rasa ayam spesial mengandung zat pemicu kanker.

Baca Juga : Mengenal Etilen Oksida, Zat Berbahaya yang Dapat Picu Kanker Ditemukan di Produk Mie Instan

Kemenkes Taiwan menemukan bahwa produk Indomie tersebut mengandung etilen oksida yang dinilai berbahaya karena menjadi penyebab pemicu kanker.

Mengikutip dari Cancer.gov, Etilen oksida merupakan gas yang tak memiliki warna, tetapi memiliki aroma yang manis.

Zat ini dikaitkan sebagai zat karsinogenik atau yang dapat menyebabkan kanker.

Di mana limfoma dan leukemia menjadi dua jenis kanker yang kerap dilaporkan terkait dengan paparan etilen oksida.

Baca Juga : 7 Mie Instan Terbaik di Dunia yang Wajib Dicoba, Indomie Ada di Urutan Berapa ya? 

Sebelum kasus di Taiwan, terdapat sejumlah produk mi instan asal Indonesia yang juga ditemukan mengandung zat berbahaya.

Sehingga, sejumlah produk tersebut harus ditarik dari peredarannya.

Berikut sejumlah produk mie instan Indonesia yang ditarik peredarannya di luar negeri

1. Indomie Rasa Ayam Spesial

Departemen Kesehatan Taipei menyampaikan produk Indomie rasa ayam spesial mengandung etilen oksida.

Baca Juga : Mie Gacoan Kantongi Sertifikat Halal, Ganti Semua Nama Menu

Berdasarkan dari hasil pengujian, etilen oksida terindikasi pada paket bumbu mi instan Indonesia, yakni Indomie rasa ayam bawang.

Sebagai tindak lanjut atas penemuan tersebut, Departemen Kesehatan Taipei pun meminta para penjual atau pengecer untuk menarik produk tersebut.
Selain itu, para importir produk akan dikenakan denda sebesar Rp29 juta - Rp98 miliar.

2. Mie Sedaap Korean Spicy Soup dan Korean Spicy Chicken

Untuk pertama kalinya pada 6 Oktober 2022, Badan Pangan Singapura (SFA) menarik dua varian produk Mie Sedaap dari peredaran.

Baca Juga : Nigeria Ikut Selidiki Produk Indomie yang Beredar, Buntut Penarikan Indomie Rasa Ayam Spesial

Penarikan produk dua varian Mie Sedaap dilakukan karena terindikasi mengandung pestisida jenis etilen oksida.

Sehingga, SFA langsung memerintahkan Sheng Sheng F&B Industries untuk menarik dua varian produk Mie Sedaap korean spicy soup dan korean spicy chicken.

Meski dilakukan penarikan, Wings Group membantah temuan tersebut. Head of Corporate Communication & CSR WINGS Group Indonesia, Sheila Kansil memastikan bahwa tidak ada penggunaan etilen oksida.

Baca Juga : Indomie Rasa Ayam Spesial Ditarik di Taiwan, Indofood: Aman Dikonsumsi

Selain itu, ia menyebut kedua produk tersebut telah memenuhi standar keamanan pangan sehingga aman untuk dikonsumsi.

Selain di Singapura, produk Mie Sedaap goreng rasa korean spicy chicken juga diidentifikasi mengandung etilen oksida oleh Center for Foods Safety (CFS) Hong Kong.

3. Mie Sedaap Soto dan Kari Ayam

Pada tahun lalu, tepatnya 8 Oktober 2022, SFA untuk kedua kalinya melaporkan penarikan dua varian produk Mie Sedaap.

Produk Mie Sedaap yang ditarik oleh SFA adalah Mie Sedaap rasa soto dan kari ayam.

Baca Juga : Taipei Temukan Zat Pemicu Kanker di Indomie Rasa Ayam Spesial, Imortir Terancam Denda Rp97 Miliar

Penarikan produk Mie Sedaap asal Indonesia ini disebabkan karean adanya kandungan etilen oksida.

Sehingga, SFA meminta Arklife Distributors Pte Ltd menarik kembali Mie Sedaap rasa soto dan kari ayam.

4. Mie Sedaap Cup Rasa Kari dan Mie Sedaap Korean Spicy Chicken

SFA kembali mengumumkan penarikan produk mie asal Indonesia, Mie Sedaap yang disampaikan pada 11 Oktober 2022, selang tiga hari penarikan sebelumnya.
Varian yang diperintahkan untuk ditarik yaitu Mie Sedaap cup rasa kari serta Mie Sedaap korean spicy chicken.

Baca Juga : Viral! Es Krim Indomie Goreng Hebohkan Media Sosial, Disangka April Mop

Hal ini disebabkan karena SFA mengindetifikasi pada bubuk cabai yang terkontaminasi etilen oksida.

PT Wings Surya kemudian bekerja sama dengan importir untuk menarik produk Mie Sedaan dengan bubuk cabai dari pasar ritel dan memformulasikan ulang produk tersebut.

Formulasi ulang yang dilakukan oleh PT Wings Surya ini dilakukan guna memperbaiki penyebab adanya kandungan etilen oksida.

Mie Instan Indomie aman dikonsumsi

Sebelumnya pihak Indofood sebagai produsen Indomie menegaskan bahwa produk-produknya di Indonesia telah memenuhi standar internasional soal keamanan makanan.

Baca Juga : Viral! Indomie Yatai, Warung Ramen Kaki Lima yang Jual hanya Rp6 Ribu

Melalui laman resmi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk pada Jumat 28 April 2023 menjelaskan bahwa semua mi instan yang di produksi ICBP di Indonesia diproses sesuai dengan standar keamanan pangan dari Codex Standard for Instant Noodles.

Selain itu, Indofood menjelaskan bahwa mi instan yang di proses sudah sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM RI.

Baca Juga : Mengenal Etilen Oksida, Zat Berbahaya yang Dapat Picu Kanker Ditemukan di Produk Mie Instan

Dalam keterangan tersebut juga menambahkan bahwa mi instan mereka telah mendapatkan Sertifikasi Standar Nasional Indonesia dan diproduksi di fasilitas produksi bersertifikat standar internasional.

Selama lebih dari 30 tahun, pihak Indofood diketahui telah mengekspor produk mi instan dengan berbagai varian rasa ke berbagai negara.

Indofood juga memastikan bahwa seluruh produknya sesuai peraturan dan pedoman keamanan pangan yang berlaku di Indonesia ataupun di negara lain.

 

F

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link