Beranda / News

Kronologi Mahasiswa ITB Meninggal Saat Uji Coba Pesawat Tanpa Awak

news.terasjakarta.id - Kamis, 8 Juni 2023 | 14:02 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Mahasiswa ITB meninggal duni ketika melakukan uji coba pesawat tanpa awak. (Foto: Twitter @itbofficial)

Mahasiswa ITB meninggal duni ketika melakukan uji coba pesawat tanpa awak. (Foto: Twitter @itbofficial)

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung bernama Muhammad Rasyid Ghifary meninggal dunia ketika melakukan uji coba penerbangan pesawat tanpa awak.

Rasyid yang merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknis Mesin dan Dirgantara ITB angkatan tahun 2021 ini melakukan uji coba pada hari Selasa, 6 Juni 2023 di Landasan Udara (Lanud) Sulaiman, Kabupaten Bandung.

Pda uji coba ini, Rasyid bersama dengan rekan-rekannya yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Aksantara ITB.

Baca Juga : Pesawat Jet KF-21 Boramae Produksi Indonesia dengan Korea Selatan, Apa Keunggulannya?

Peristiwa tersebut telah dikonfirmasi oleh Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB Pro. Dr. Tatacipta Dirgantara pada Rabu, 7 Juni 2023 lalu.

"Itu adalah mahasiswa mesin angkatan 2021, jadi mahasiswa di fakultas kami, mahasiswa itu sedang bersama timnya sedang melakukan kegiatan di unit kegiatan mahasiswa (UKM)," kata Tatacipta.

Menurut penjelasannya, UKM tersebut sedang mengerjakan proyek pesawat tanpa awak untuk mempersiapkan ajang Kontes Robot Terbang (KRT).

Baca Juga : Maskapai Air New Zealand Wajibkan Penumpang Timbang Berat Badan sebelum Naik Pesawat, Masuk Akal?

Tim Aksantara memulai uji coba sekitar pukul 17.00 WIB setelah menunggu hujan reda.

Pada saat uji coba penerbangan pesawat tanpa awak tersebut, karena sejak Senin daerah Lanud Sulaiman diguyur hujan, tanah pun menjadi becek.

Akibatnya, pasak dari alat pelontar yang berbentuk seperti ketapel tersebut lepas dari tanah dan karet pasak terpental mengenai Rasyid.

Baca Juga : Pesawat Garuda Mati Mesin Rute Manado-Jakarta, Ini Penjelasan Maskapai

Sementara pesawat tanpa awak itu sendiri tidak mengalami masalah.

Selain Rasyid karet tersebut juga mengenai seseorang yang lain, tapi tidak menyebabkan kerusakan fatal.

Diketahui karet tersebut mengenai bagian leher belakang Rasyid.

Baca Juga : Asiana Airlines Setop Jual Kursi Darurat, Buntut Penumpang Buka Pintu Pesawat di Udara

Rasyid pun segera dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Udara Lanud Sulaiman.

Sedangkan rekan yang lain menghubungi pihak keluarga dan dosen pembimbing Aksantara.

Sayangnya, nyawa Rasyid tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pukul  17.44 WIB.

Baca Juga : Kereta Bandara Bakal Beroperasi Sampai ke Bekasi, Check-in Pesawat Bisa di Stasiun

Jenazah Rasyid saat ini telah dibawa ke Jakarta dan dimakamkan oleh anggota keluarganya pada Rabu, 7 Juni 2023.

Meninggalnya Rasyid ini memberikan duka mendalam bagi keluarga besar ITB.

Mengingat Rasyid dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan berprestasi.

"Tentu kita merasa kehilangan dan berduka mahasiswa yang tergabung dalam tim ini sebetulnya mahasiswa yang baik dan nilainya bagus, aktif menggali potensi diri. Kami kehilangan dan sudah bertemu dengan keluarga mengucapkan duka dari Rektor dan keluarga besar ITB," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link