Beranda / News

Fakta Santri di Bogor Tewas di Septic Tank, Diduga Hendak Kabur dari Pesantren

news.terasjakarta.id - Jumat, 9 Juni 2023 | 08:25 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Fakta santri di Bogor ditemukan tewas di septoc tank. (Foto: Freepik)

Fakta santri di Bogor ditemukan tewas di septoc tank. (Foto: Freepik)

Penulis : Adinda Salsabila
Editor : Adinda Salsabila

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Baru-baru ini publik digemparkan dengan kabar santri di Bogor yang ditemukan tewas di dalam septic tank.

Seorang santri di sebuah pondok pesantren di Leuwiliang, Bogor itu tewas di dalam septic tank usai sepekan hilang.

Jasad korban berinisial AS (18) ditemukan di dalam septic tank di area pondok pesantren dengan keadaan tidak bernyawa pada Rabu, 7 Juni 2023 sore hari.

Baca Juga : Viral! Hilang Sepekan, Santri di Bogor Ditemukan Tewas dalam Septic Tank

Polisi menduga bahwa AS tewas akibat terjatuh ke septic tank ketika hendak kabur dari pesantren.

Sebelum jasadnya ditemukan, AS diketahui menghilang dari lingkungan pesantren di Leuwiliang, Bogor pada minggu lalu,

Adapun sejumlah fakta tentang tewasnya AS di dalam septic tank sebagai berikut.

1. Kronologi Tewasnya AS

Kompol Agus Supriyanto selaku Kapolsek Leuwiliang memaparkan kronologi tewasnya AS bermula usai sejumlah santri dan pengurus pesantren mencium bau tidak sedap dari belakang area kamar mandi.

Baca Juga : Pengamen Tewas Ditusuk Anggota TNI AD di Senen Jakpus, Jasadnya Tergeletak di Trotoar Ditutupi Koran

karena penasaran, santri yang berada di pesantren tersebut mencoba untuk mengecek bagian kamar mandi dengan menaiki ventilasi.

Usai melakukan pengecekan, saksi tersebut dikejutkan dengan adanya sesosok mayat di dalam septic tank.

2. Diduga Jatuh dari Ventilasi saat Hendak Kabur

Kasus tewasnya seorang santri di pesantren Leuwiliang saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga : Kronologi Mahasiswa ITB Meninggal Saat Uji Coba Pesawat Tanpa Awak

Namun, dugaan sementara korban terjatuh dari ventilasi kamar mandi ketika hendak kabur dari pesantren.

3. Korban Sempat Hilang Sepekan

Dijelaskan juga bahwa sebelum jasadnya ditemukan, korban sempat dinyatakan hilang dari lingkungan pesantren selama sepekan.

Baca Juga : Pekerja Bangunan Tewas Usai Jatuh dari Lantai 7, Adanya Kelalaian

Hal itu disampaikan Agus saat mendapatkan informasi dari pengurus pesantren.

Dimana dalam keterangannya pengurus pesantren telah mencari keberadaannya sejak satu minggu yang lalu.

Korban sempat dicari keberadaannya oleh pihak pesantren, mulai dari rekan hingga keluarganya.

4. Keluarga Tolak Autopsi Jenazah AS

Usai melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban, Agus mengungkapkan bahwa pihak keluarga AS menolak untuk melakukan autopsi jenazah.

Baca Juga : Sosok Bambang Sukmonohadi, Ayah Mertua Puan Maharani yang Meninggal Dunia

Dengan demikian, usai dilakukan evakuasi, pihak kepolisian langsung menyerahkan jenazah ke pihak keluarga untuk langsung dimakamkan secara layak.

Santri di Bogor Ditemukan Tewas dalam Septic Tank

Diketahui, santri Bogor ditemukan tewas dalam septic tank usai dinyatakan hilang dalam sepekan.

Santri tersebut ditemukan dalam septic tank pondok pesantren yang berada di kawasan Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga : Banjir Setinggi 70 Cm Rendam Parigi Moutong, Nenek-nenek Tewas Terseret Arus

Santri tersebut merupakan pria berinisial AS (18), ia pertama kali ditemukan oleh seorang santri lainnya yang tengah mandi pada Rabu 7 Juni 2023 waktu sore hari.

Mulanya, saksi mencium aroma busuk yang berasal dari belakang kamar mandi, saksi kemudian mencari sumber bau tersebut dan menemukan jasad laki-laki berada telungkup di sebuah septic tank.

"Awalnya saksi mencium aroma busuk yang bersumber dari belakang kamar mandi," ucap Kompol Agus Supriyanto selaku Kapolsek Leuwiliang.

Saat itu saksi menjelaskan dirinya mencari sumber bau busuk dengan menaiki ventilasi, pada akhirnya ia justru menemukan sosok mayat yang berada di pembuangan akhir tersebut.

"Saksi ngecek ke bagian belakang kamar mandi dengan cara menaiki ventilasi, dia melihat sesosok mayat di septic tank," lanjut Kompol Agus.

Pihak dari kepolisian segera bergegas mengevakuasi sosok mayat tersebut setelah menerima laporan dari pondok pesantren tersebut.

Polisi juga segera olah TKP dan memintai keterangan dari rekan-rekan korban sekaligus pengurus pondok pesantren.

Adapun keterangan dari pihak pengurus pesantren, santri AS memang telah dinyatakan hilang sejak sepekan lalu.

Keluarga korban bersama pihak pondok pesantren juga sempat melakukan pencarian, namun tak kunjung menemukannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link