Beranda / News

Komunitas LGBT se-ASEAN Bakal Kumpul di Jakarta 5 Hari, Hilmy Muhammad Tolak Keras Penyelenggaraan

news.terasjakarta.id - Selasa, 11 Juli 2023 | 08:40 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link

Komunitas LGBT bakal gelar acara pertemuan di Jakarta, hal ini dapat penolakan keras dari Anggota DPD yang memerintahkan untuk menutup akses penyelenggaraan tersebut. (Foto: Freepik)

Penulis : Syifa Lulu Aulia
Editor : Syifa Lulu Aulia

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) se-ASEAN bakan mengelar acara kumpul bareng di Jakarta selama lima hari.

Komunitas LGBT ini akan kumpul di Jakarta mulai tanggal 17-21 Juli 2023. Acara ini diketahui diorganisir ASEAN SOOGIE Caucus, yang berada di bawah Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 2021.

Organisasi ini juga terintegrasi dengan Arus Pelangi dan Forum Asia.

Kumpul komunitas LGBT ini disampaikan melalui akun Instagram @aseansoegicaucus yang mengundang negara Asia untuk bergabung dalam acara yang digelar dalam beberapa hari lagi di Jakarta.

Baca Juga : Ramai Grup LGBT Siswa SD di Pekabaru, Kementerian PPPA Turun Tangan

"Apakah kalian aktivis queer yang berbasis di Malaysia, Thailand, Laos, Singapura dan negara lain di Asia Tenggara? Mari bergabung bersama kami dalam ASEAN Queer Advocacy Week (AAW) Juli ini," tulis akun tersebut.

Acara perkumpulan komunitas LGBT yang bertajuk ASEAN Queer Advocacy Week (AAW) menjadi tempat berkumpulnya aktivis LGBTQ Asia Tenggara untuk saling terhubung serta memperkuat dan membela satu sama lain.

Kendati demikian, lokasi perkumpulan komunitas LGBT tidak diketahui berada tepat dimana tempat acara tersebut.

Baca Juga : Ada Simbol Pelangi LGBT, Ratusan Jam Tangan Swatch Disita!

Mereka hanya memberi informasi seputar kegiatan yang akan dilakukanya nanti selama lima hari.

Dalam pengumuman yang dibagikan dalam akun Instagram @aruspelangi dikatakan acara itu akan menjadi rangkaian kegiatan aktivis LGBT untuk menemukan regionalismenya sendiri.

"AAW diharapkan dapat menjadi salah satu alat bagi para aktivis LGBT di kawasan ini untuk menemukan regionalisme alternatifnya sendiri,'' tulis akun Arus Pelangi.

Namun hingga saat ini, lokasi dan rangkaian acara tersebut belum jelas penyelenggaraannya.

Baca Juga : Ngeri! Cerita Dokter Tangani Pasien LGBT, Keluar Kotoran dari Dubur sampai Tak Bisa Disembuhkan

Di lain sisi, Anggota DPD RI Dr. Hilmy Muhammad, M.A yang mengetahui akan ada kumpul kumunitas LGBT di Jakarta, mengatakan tidak akan memberi izin ataupun akses penyelengaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, AAW telah bersimpangan dari nilai-nilai yang telah menjadi prinsip masyarakat di Indonesia.

"Negara kita masih kuat memegang adat ketimuran, sementara LGBT jelas bertentangan dengan adat kita. Kami minta pihak-pihak terkait, dalam hal ini kementerian dan kepolisian, tidak memberikan izin maupun akses atas penyelenggaraan kegiatan tersebut," ungkap Hilmy dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga : MUI Minta Konser Coldplay di Jakarta Pastikan Tidak Ada Simbol LGBT

Anggota DPD itu juga menambahkan seharusnya organisasi yang berada di bawah PBB memahami prinsip demokrasi, yang dimana tidak akan memaksa jika terjadi penolakan.

"Jadi kalau masyarakat Indonesia menolak, kami harap ASEAN SOGIE Caucus di bawah PBB bisa menghargai prinsip ini karena berhubungan dengan kedaulatan bangsa dan bisa melukai hati masyarakat," pungkasnya.

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan penolakan tersebut bukan berarti diskriminasi atau antidemokrasi. Hal tersebut hanya sebuah prinsip yang membatasi apa dan siapa saja yang dapat masuk ke dalam Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link