Beranda / News

Aksi Ancaman Penganiayaan di Korea Selatan, KBRI Seoul Imbau WNI Waspada di Tempat Umum hingga Keramaian

news.terasjakarta.id - Minggu, 6 Agustus 2023 | 02:30 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Korea Selatan, KBR Seoul, Kejahatan di Korea

Aksi kejahatan di Korea Selatan membuat KBRI Seoul imbau WNI untuk waspada di tempat umum maupun keramaian. (Foto: Freepik)

Penulis : Adinda Salsabila
Editor : Adinda Salsabila

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Tindak kejahatan di Korea Selatan saat ini semakin meluas. Baru-baru ini teror aksi ancaman penganiayaan kembali terjadi pada Kamis, 3 Agustus 2023 lalu.

Dimana dalam teror aksi penganiayaan yang terjadi di Korea Selatan menyebabkan setidaknya 14 orang menjadi korban karena menderita luka-luka.

Melansir dari The New York Times, sebanyak tujuh orang yang ditangkap karena dicurigai melakukan ancaman melakukan tindak penganiayaan.

Baca Juga : Panas Ekstrem Capai 40°C di Jambore Pramuka Dunia Korea Selatan Tak Surutkan Semangat Kontingen Indonesia

Penangkapan tersebut dilaksanakan setelah beberapa hari kejadian 14 korban yang menderita luka-luka di Seongnam, Kota di tenggara Seoul, Korea Selatan.

Dalam aksi ancaman penganiayaan yang terjadi di Seongnam terjadi ketika pelaku mengendarai mobilnya ke trotoar dekat stasiun kereta bawah tanah.

Disana pelaku melukai sebanyak lima orang dan pergi menuju stasiun yang kemudian menikam dengan benda tajam ke sembilan orang lainnya.

Aksi Ancaman Penganiayaan di Korea Selatan Telah Terjadi sejak Juli 2023

Diketahui sebelumnya pada bulan Juli 2023 inisden serupa juga pernah terjadi.

Baca Juga : Panas Terik! 600 Peserta Jambore Pramuka di Korea Selatan Pingsan di Lokasi Perkemahan

Aksi penganiayaan dengan melakukan penikaman itu terjadi pada 21 Juli 2023 yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-uka.

Ancaman yang terjadi di stasiun di sekitar Seoul itu secara luas tersebesar di media sosial yang kemudian menyebabkan ketakutan.

Yoon Young-joon selaku kepala unit kejahatan dunia maya di Badan Kepolisian Metropolitan mengatakan liam dari penangkapan dilakukan di Seoul.

Baca Juga : Vanesya Kontestan asal Indonesia di Universe Ticket SBS, Siap Bersaing untuk Debut Jadi Idol Korea Selatan

Namun, polisi tidak mengindentifikasi tersangka yang melakukan perbuatan keji tersebut.

Perlu diketahui bahwa tanggal 24 Juli 2023 ancaman penganiayaan di Korea Selatan telah beredar dan dibagikan melalui sejumlah situs online.

Dimana ancaman tersebut menyebutkan rencanah untuk menghabiskan hidup seseorang di sejumlah stasiun kereta bawah tanah yang berbeda.

Selain itu, dalam satu kasus di sebuah taman hiburan di Selatan Seoul, penangkapan terjadi di sejumlah bagian Seoul yang tersebar luas, termasuk wilayah Gangnam yang berada di distrik Seongdong dan distrik selatan Gwanak, hingga pinggiran kota.

Baca Juga : Girlgroup Indonesia StarBe Debut di Korea Selatan, Songwriter TWICE hingga Taeyeon SNSD Tulis 2 Lagu

Kepolisian Korea Selatan Ringkus Pelaku mealui Tip

Lebih lanjut, pihak kepolisian dapat menemukan pelaku melalui tip dari penelepon atau bisa juga dengan melakukan pelacakan pada poster melalui alamat protokol internet mereka.

Bagi beberapa orang, mereka angsung menyerahkan diri. Namun, sebagian lainnya ditangkap di stasiun kereta bawa tanah.

Baca Juga : Warner Music Korea Bantah Tuduhan dari Agensi FIFTY FIFTY, Kenapa?

"Diantara mereka yang ditangkap adaah seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun di pinggiran Seoul Hanam," ujar pihak kepolisian di Gyeonggi Selatan.

Remaja berusia 14 tahun ini mengunggah dan membagikannya di media sosial bahwa dirinya akan menghabiskan nyawa seseorang di luar stasiun kereta bawah tanah (MRT) esok harinya.

Usai menerima panggilan darurat dan mengidentifikasi poster tersebut, kini polisi telah meringkusnya saat hendak berjalan di sekitar stsaiun kereta bawah tanah.

Pelaku kemudian mengatakan kepada pihak kepolisian bahwa dirinya tak memiliki niatan untuk menghabiskan nyawa siapapun.

Baca Juga : Suami Ibu Meninggal Peluk Bayi di Pati Akui Penganiayaan karena Cemburu

Namun, ia mengungkapkan hanya bosan dan ingin mengunggah sebagai suatu lelucon.

KBRI Seoul Imbau WNI Tetap Waspada di Tempat Umum dan Keramaian

Menyikapi aksi ancaman yang mengancam jiwa di Korea Selatan membuat Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul memberikan imbauan kepada Warga Negara Indonesia (WNI).

Baca Juga : Mario Dandy Hadapi Sidang Tuntutan Pekan Depan di Kasus Penganiayaan David Ozora

KBRI Seoul memberikan imbauan kepada WNI yang tinggal di Korea Selatan untuk terus meningkatkan kewaspadaannya hingga mawas diri, khususnya di tempat keramaian atau area umum.

"Mengingat adanya peningkatan tindak pidana berupa penu***an di berbagai provinsi di Korea Selatan, KBRI Seoul mengimbau WNI yang berada di wilayah Korea Selatan agar terus meningkatkan kewaspadaan dan mawas diri, khususnya di tempat keramaian atau area umum," tulis KBRI Seoul melalui akun Instagram @indonesiainseoul.

Tak hanya itu, KBRI Seoul juga meminta kepada WNI untuk tetap mengikuti petunjung dar pihak yang berwenang.

WNI juga diminta untuk menghubungi pihak kepolisian apabila mengalami kondisi yang darurat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link