Beranda / News

Soal PNS Bakal WFH untuk Kurangi Polusi Udara, Menpan RB: Sedang Kita Kaji

news.terasjakarta.id - Senin, 14 Agustus 2023 | 17:52 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Menpan RB sedang mengkaji soal PNS yang diwacanakan WFH atau bekerja dari rumah untuk mengurangi polusi udara.   (Foto: ist)

Menpan RB sedang mengkaji soal PNS yang diwacanakan WFH atau bekerja dari rumah untuk mengurangi polusi udara. (Foto: ist)

Penulis : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Abdullah Azwar Anas selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menyampaikan bahwa kini pihaknya sedang melakukan kajian mengenai wacana WFH atau work from home (kerja dari rumah) untuk para PNS.

Diketahui, usulan WFH untuk PNS ini menjadi salah satu upaya untuk mencoba mengurangi dampak dari polusi udara, terutama di Jakarta.

"Jadi gini, soal WFH ASN ini sedang kita kaji dengan komprehensif karena kemarin ketika proses WFH ada yang memang bagus, ada juga yang WFH itu dianggap istirahat di rumah," kata Azwar pada Senin, 14 Agustus 2023.

Baca Juga : Aturan WFH di Jakarta selama KTT ke-43 ASEAN bagi Perusahaan Swasta, Wajibkah?

Azwar pun menambahkan jika saat ini semua sistem sedang dipersiapkan supaya ketika dilakukan WFH, kinerja PNS tetap tinggi.

Tak hanya itu, Azwar juga mengatakan akan ada kriteria setiap pekerjaan dari PNS, apakah memang bisa WFH atau tidak.

"Nah sistem dan desainnya sedang kita sempurnakan. Nah nanti ada kriteria, mana yg memang bisa di-WFH mana yg tidak, itu sesuai dengan beberapa, teman-teman sedang mengusulkan," ujar Menpan RB tersebut.

Baca Juga : Hindari Macet, ASN Pemprov DKI Bakal WFH selama KTT ke-43 ASEAN 5-7 September 2023.

Sementara itu, kinerja dari tiap PNS jika WFH sedang dikaji.

"Kalau kinerjanya tidak tinggi nanti diberi WFH di rumah bukan WFH, jangan-jangan istirahat. Nah ini semua lagi dikaji," tukasnya.

Aturan WFH selama KTT ke-43 ASEAN

Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan memberlakukan WFH (work from home) untuk ASN selama KTT ke-43 ASEAN 2023 berlangung pada 5-7 September mendatang.

Baca Juga : ASN DKI WFH dan Anak Sekolah Belajar dari Rumah saat KTT ASEAN ke-43, Heru Imbau Swasta Ikuti

Hal ini dilakukan untuk menghindari macet di ruas jalan yang dilalui para tamu negara.

Selain ASN, siswa sekolah juga akan diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama acara ini.

Instruksi ini ditujukan kepada instansi pemerintah dan sekolah yang berada di sekitar lokasi KTT ke-43 ASEAN 2023.

Baca Juga : Pemprov DKI Jakarta Imbau Perusahaan Swasta dan ASN Terapkan WFH selama KTT ASEAN Berlangsung

“Sekolah, gedung-gedung pemda di sekitar titik lokasi KTT ASEAN nanti, akan kami lakukan work from home," kata Heru pada Selasa, 8 Agustus 2023.

Untuk detail kebijakan ini nantinya akan dijelaskan dan ditetapkan melalui Instruksi Gubernur (Ingub).

Lebih lanjut, Heru juga mengimbau agar perusahaan swasta mengikuti kebijakan yang sama dengan yang ditetapkan oleh pemerintah DKI Jakarta.

Baca Juga : Jakarta Macet Parah, Heru Budi Berencana Terapkan WFH saat KTT Asean

KLHK Usul Karyawan WFH imbas Kualitas Udara Jakarta Buruk

Selain karena imbas adanya KTT ke-43 ASEAN, penerapan WFH ini juga diusulkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK Sigit Reliantoro mengatakan, salah satu solusi mengatasi buruknya kualitas udara di Jakarta adalah memberlakukan work from home (WFH) bagi karyawan.

Dengan begitu, polusi udara akibat emisi yang dihasilkan dari mobilitas masyarakat dapat berkurang.

Baca Juga : KLHK Usul Karyawan WFH imbas Kualitas Udara Jakarta Makin Parah, Setuju?

Namun, opsi WFH ini hanya merupakan usulan kepada perusahaan.

Demikian itu, ia menyerahkan keputusan kepada masing-masing perusahaan untuk menerapkan WFH para karyawannya.

Sigit menambahkan, pertimbangan untuk menerapkan WFH ini dapat dengan memperhatikan kualitas udara Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link