Beranda / News

Gak Bisa Keluyuran! Heru Budi Sebut ASN DKI Jakarta yang WFH Bakal Diberi Tugas Kerja yang Banyak

news.terasjakarta.id - Senin, 21 Agustus 2023 | 11:06 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Heru Budi, Komnas HAM, LGBT, Pemprov DKI, Hutan Kota Cawang

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi menyebut jika ASN DKI Jakarta yang WFH akan diberikan tugas kerja yang banyak dan dipantau lewat video call. (Foto: Instagram @herubudihartono)

Penulis : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - ASN DKI Jakarta telah memulai sistem WFH atau bekerja dari rumah pada hari ini Senin, 21 Agustus 2023 dan akan diberikan tugas kerja yang cukup banyak.

Kebijakan sistem WFH untuk Aparatur Sipil Negara atau ASN ini akan berlangsung selama kurun waktu dua bulan penuh hingga tanggal 21 Oktober 2023 mendatang.

Tujuan diberlakukannya kebijakan ini karena untuk mengatasi dan menekan kasus polusi udara serta kemacetan yang ada di Ibu Kota.

Baca Juga : KTT ASEAN 2023 Semakin Dekat, WFH ASN DKI Jakarta dan PJJ Ditingkatkan jadi 75 Persen

Begitupun dengan Pj (Pejabat) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang mengatakan bahwa diberlakukannya sistem WFH ini agar para ASN tidak mondar-mandir dan tak boleh ke mana-mana.

Sementara itu, work from home (WFH) ini berlaku untuk semua pegawai, kecuali bagi mereka yang bekerjadi bagian layanan masyarakat.

Selain itu, Heru juga menyampaikan bila penerapan WFH untuk ASN Jakarta ini akan dievaluasi secara berkala yang nantinya akan dilaporkan ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri).

Baca Juga : Hari Ini Senin 21 Agustus 2023 Pertama Kali ASN DKI Jakarta WFH, Efektifkah Atasi Macet dan Polusi Udara?

"Pertama, kalau efektif, tentunya saya harus melapor ke Mendagri," kata Heru

Sehingga, jika sistem uji coba WFH ini tak berjalan secara efektif, maka kebijakan akan dikembalikan seperti semula alias tidak ada WFH.

ASN DKI Jakarta yang WFH Bakal Diberi Tugas Kerja yang Banyak

Bagi para ASN DKI yang WFH atau bekerja dari rumah tentunya tidak lepas dari pengawasan.

Baca Juga : ASN DKI yang WFH Bakal Diawasi Lewat Video Call, Dilarang Keluyuran!

Karena itu, Heru Budi mengatakan bahwa nantinya ASN yang menerapkan WFH akan diberikan tugas atau PR kerja yang banyak.

Tak hanya itu, Heru menjelaskan bahwa ASN yang WFH ini akan tetap diawasi secara ketat dengan video call.

"Video Call, tanya dia ada di mana? Kalau di rumah, rumahnya ada di mana? Kan bisa dan dikasih PR kerja yang banyak," ujar Heru.

Baca Juga : Jadwal WFH ASN Pemprov DKI Jakarta Dimulai 21 Agustus 2023, Nasib Layanan Publik Bagaimana?

Sistemnya, saat jam kerja nanti, para pimpinan dari tiap ASN di wilayah DKI Jakarta akan mengawasi keberadaan dari bawahannya.

"Pengawasannya gampang. Jadi saya meminta kepada atasannya langsung, dia misalnya jam 10, jam 14, jam 16 telepon," ungkap Heru.

Hari Pertama ASN DKI Jakarta WFH

Sebelumnya, telah diketahui bahwa pada 21 Agustus 2023 adalah hari pertama para ASN DKI Jakarta diberlakukan Work from Home (WFH).

Baca Juga : Kualitas Udara Jakarta Makin Buruk, Ketua DPRD DKI Minta ASN 75 Persen WFH

Diketahui kebijakan WFH bagi ASN DKI Jakarta dipergunakan untuk ensterilkan kawasan yang digunakan untuk gelaran KTT ASEAN 2023 di Jakarta 5-7 September 2023.

Namun pelaksanaan WFH ASN DKI Jakarta dipercepat untuk mengurangi masalah polusi udara dan kemacetan yang belakangan makin parah di ibu kota.

Lebih lanjut, ASN DKI Jakarta yang akan WFH hanyalah sebanyak 50 persen.

Baca Juga : Kualitas Udara Buruk! ASN DLH DKI Jakarta Dilarang Bawa Kendaraan BBM Setiap Rabu Mulai Pekan Ini

Kuota tersebut juga masih dipilih, dengan hanya mereka yang bekerja di sektor non pelayanan masyarakat secara langsung saja yang diimbau WFH.

Sedangkan bagi ASN DKI Jakarta yang berdinas melakukan pelayanan masyarakat secara langsung diwajibkan untuk tetap WFO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link