Beranda / News

ITB Disebut Kampanye LGBT, Warganet Desak Alumni Buat Petisi Tegur Pihak Kampus

news.terasjakarta.id - Senin, 21 Agustus 2023 | 17:20 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Opsi non-biner dalam formulir mahasiswa baru ITB

ITB disebut kampanye LGBT, warganet desak alumni buat petisi tegur pihak kampus. (Instaram_Instagram_alinnerosida)

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Disebut kampanye LGBT, warganet desak alumni ITB buat petisi untuk tegur pihak kampus.

Isu kampanye LGBT di ITB saat ini santer dibicarakan di media sosial setelah salah satu unggahan memperlihatkan adanya opsi non-biner pada formulir mahasiswa baru.

Kolom pilihan non-biner ini diletakkan di bawah gender perempuan dan laki-laki pada formulir tersebut. Formulir ini didapatkan dari pertanyaan dari sebuah sponsor.

Baca Juga : Tanggapan ITB soal Disebut Kampanye LGBT, Ada Kolom Non-Biner di Formulir Mahasiswa Baru

Seperti yang diketahui, gender non-biner merupakan gender baru yang diusung oleh komunitas LGBT, di mana ada tiga jenis gender selain laki-laki dan perempuan.

Padahal, dalam medis, dikenal hanya dua jenis kelamin manusia, yaitu laki-laki dan perempuan.

Hal ini pun menggegerkan warganet karena LGBT sendiri dilarang di Indonesia.

Baca Juga : VIRAL ITB Disebut Lakukan Kampanye LGBT: Ada Kolom Non-Biner di Formulir Mahasiswa Baru

LGBT juga masih termasuk dalam perilaku menyimpang dan dilarang pada hukum Indonesia.

Maka dari itu, warganet mendesak alumni untuk memberikan teguran kepada pihak kampus agar segera menindaklanjuti perkara ini.

Hal ini diungkapkan oleh pengguna akun @alinnerosida di unggahan yang sama dengan gambar opsi non-biner di formulir tersebut.

Baca Juga : Pasak Maut Jadi Penyebab Mahasiswa ITB Meninggal Dunia saat Uji Coba Pesawat tanpa Awak

"Sudah selayaknya alumni menggulirkan petisi atau apapun untuk menegur secara tegas terjadinya hal ini," tulis @alinnerosida.

Menurutnya, ia awalnya mengabaikan berbagai pemberitaan tentang OSKM.

Kendati demikian, ia memperoleh cerita dari teman terkait realita di lapangan.

Baca Juga : Kronologi Mahasiswa ITB Meninggal Saat Uji Coba Pesawat Tanpa Awak

Selain itu, dia juga mengaku mendapatkan informasi dari berbagai sumber terkait masalah yang dikeluhkan selama OSKM.

Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa waktu salat tidak cukup.

Selain itu, ada pula kegiatan khusus orasi pelangi di rundown kegiatan.

Baca Juga : Ridwan Kamil Gantikan Eril Wisuda di ITB: Kami Semua Bangga Sama Kamu

Tanggapan ITB soal Kampanye LGBT usai Viral Kolom Non-Biner di Formulir Mahasiswa Baru

Tanggapan ITB soal kampanye LGBT usai viral kolom non-biner di formulir mahasiswa baru.

Kampus ternama ITB menggegerkan masyarakat karena dinilai melakukan kampanye LGBT dengan menyediakan kolom non-biner di formulir mahasiswa baru.

Isu ini muncul pertama kali di platform media sosial X atau Twitter dan menyebar hingga viral menjadi bahan pembicaraan warganet.

Baca Juga : Kartun Anak Berbahasa Indonesia Promosikan LGBT, Lirik Lagu Jadi Sorotan!

Mengetahui hal ini, pihak kampus angkat suara menanggapi isu yang ramai dibicarakan.

Menurut Kepala Biro dan Humas ITB Bandung Naomi Haswanti, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman atas dugaan kampanye LGBT di ITB.

Menurutnya, pihak kampus kerap melakukan penyuluhan dan diskusi yang mengangkat isu-isu sosial melalui materi yang disampaikan di kelas.

Baca Juga : WASPADA! Kartun Anak Promosikan LGBT Berbahasa Indonesia, Kok Bisa Tayang Sih?

Naomi mengatakan, penyuluhan juga dilakukan di acara penyambutan mahasiswa baru ITB kepada sebanyak sekitar 5.000 mahasiswa S-1 di Jatinangor dan sekitar 2.500 mahasiswa pascasarjana di Sabuga ITB.

Selain itu, Naomi memastikan bahwa acara penyambutan mahasiswa baru di ITB telah diatur dengan baik dan rapi di samping isu yang marak dibicarakan tersebut.

VIRAL ITB Disebut Lakukan Kampanye LGBT: Ada Kolom Non-Biner di Formulir Mahasiswa Baru

Sebelumnya ramai dibicarakan bahwa ITB disebut lakukan kampanye LGBT karena didapati adanya kolom non-biner di formulir mahasiswa baru.

Baca Juga : Film Barbie Diboikot di Kuwait, Vietnam hingga Lebanon, Diduga Ada Agenda Politik dan Promosikan LGBT?

Berdasarkan informasi yang tersebar di sosial media, mahasiswa baru diminta untuk mengisi formulir.

Pada kolom jenis kelamin, tertulis pria, wanita dan non-biner.

Sebagai informasi, non-biner berarti identitas gender yang tak mengacu pada jenis kelamin perempuan maupun laki-laki.

Selain itu, pada kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), terdapat curhatan seorang mahasiswa yang tidak mendapat izin atau waktu yang cukup untuk salat.

Baca Juga : Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Dukung LGBT: Pemahaman Agama Gue Emang Kurang Bagus

Dikatakan pula terdapat rundown acara PMB yang akan diisi dengan kegiatan 'orasi pelangi'.

Lebih lanjut, pihak orang tua mahasiswa juga mulai mengkhawatirkan adanya isu kampanye LGBT di ITB.

Selain viralnya kolom non-biner ini, orang tua mahasiswa juga mengatakan keberatan dengan maskot OSKM ITB 2023 yang disebut memiliki warna pelangi.

Meski demikian, kekhawatiran orang tua tersebut dianggap sebagai kesalahpahaman.
Apalagi, maskot yang dimaksud tidak menggunakan warna pelangi, namun hanya warna-warni lainya yang menggambarkan langit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link