Beranda / News

Kasus Bayi Tertukar di Bogor Disebut Jadi yang Pertama di Indonesia, Begini Tanggapan Wakil Ketua KPAI

news.terasjakarta.id - Sabtu, 26 Agustus 2023 | 17:24 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Kasus bayi tertukar di Bogor yang beberapa waktu lalu viral di media sosial ini disebut sebagai kejadian pertama kali di Indonesia. (Unsplash)

Kasus bayi tertukar di Bogor yang beberapa waktu lalu viral di media sosial ini disebut sebagai kejadian pertama kali di Indonesia. (Unsplash)

Penulis : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Kasus bayi tertukar di Bogor yang beberapa waktu lalu viral di media sosial ini disebut sebagai kejadian pertama kali di Indonesia.

AKBP Rio Wahyu selaku Kapolres Bogor mengatakan bila kasus tersebut jadi yang pertama di Republik Indonesia dan pihaknya sedang coba selesaikan hal tersebut di luar penyelidikan yang telah dilaporkan oleh Ibu Siti ke Ibu Dian.

Oleh karena itu, Polres Bogor menyatakan bila kasus ini diselesaikan secara damai dan akan menutup kasus dengan menempuh jalan mekanisme restoratif berkeadilan atau restorative justice.

Baca Juga : Akhirnya! Orangtua Bayi Tertukar di Bogor Buka Suara Usai Tes DNA, Tinggal Menunggu Hasil

"Oleh sebab itu, tadi telah dibuatkan komitmen bersama, maka penyelesaian Ibu S dan Ibu D kita selesaikan secara restorative justice," ujar AKBP Rio Wahyu pada Jumat, 25 Agustus 2023.

AKBP Rio juga menyebutkan bahwa pihaknya serta pihak lain seperti Kementerian PPPA, Kemenko PMK serta KPAI sedang cari formulasi yang tepat untuk selesaikan persoalan ini dengan arif dan juga bijaksana.

Sebab, ini adalah kasus atau masalah kemanusian yang harus mendapatkan perhatian khusus.

Baca Juga : Kasus Bayi Tertukar Setahun di Bogor, Polri Usut Pihak yang Terlibat Proses Persalinan

Hingga pada akhirnya, serangkaian penyelidikan yang telah dilakukan oleh polisi membuahkan hasil dengan melaksanakan tes DNA silang antara kedua bayi tertukar bersama dengan kedua orang tuanya pada Senin, 21 Agustus 2023 lalu.

Hasilnya, tes DNA tersebut yang diungkap pada Jumat, 25 Agustus 2023 ini menyatakan bila kedua bayi dinyatakan 99,99 persen tertukar dari orangtua kandungnya.

Tanggapan dari Wakil Ketua KPAI Soal Kasus Bayi Tertukar

Mengenai hasil tes DNA tersebut membuat Wakil Ketua KPAI Jasra Putra memberikan tanggapan bila kasus bayi tertukar di Bogor ini menjadi kasus pertama kalinya di Indonesia.

"Kasus ini kasus pertama sepanjang sepengetahuan saya, saya berharap kasus terakhir," ujar Jasra.

Baca Juga : Kasus Bayi Tertukar Selama Setahun di Bogor Disebut Kelalaian Luar Biasa, RS Harus Disanksi!

Dengan demikian Jasra meminta satu hal, bahwa kejadian ini menjadi pelajaran untuk semua pihak, terutama bagi pihak rumah sakit yang menangani persalinan bayi.

Jasra berharap jika kasus bayi tertukar ini tidak akan terjadi kembali di rumah sakit mana pun.

"Terutama di layanan kesehatan, yang harusnya jadi tempat yang nyaman dan aman bagi anak untuk lahir di sana dan mudah-mudahan dengan kasus ini perubahan-perubahan jangka panjang bisa dilakukan secara efektif," terang Jasra.

Baca Juga : Terungkap! Kasus Bayi Tertukar di Bogor, Ternyata Ini Alasan Satu Ibu Tolak Tes DNA

Polisi telah sampaikan hasil tes DNA kedua bayi tertukar di Bogor ini kepada kedua orangtua bayi serta menyebut bahwa keluarga dari dua bayi tertukar ini sudah menerima hasil dengan hati yang lapang.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menyatakan jika tes DNA tersebut telah didukung oleh seluruh pihak yang terkait dan sudah melakukan mediasi pada dua pihak keluarga bayi.

Sebelumnya, diketahui bahwa Kasus bayi tertukar di Bogor terungkap usai salah satu orang tua bayi bernama Siti Maulia (37) melapor kepada unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) polres Bogor.

Baca Juga : Ngawur! Ibu Beri Obat Anti Mabuk ke Bayi biar Anteng Dibawa Nonton Film Horor di Bioskop

Kasus bayi tertukar ini membuat warga gempar lantaran baru terungkap selang satu tahun kemudian yang berawal dari 18 Juli 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link