Beranda / News

Kemenlu Ungkap 3 Relawan WNI Hilang Kontak saat Tank Israel Serang RS Indonesia di Gaza hingga 12 Orang Tewas

news.terasjakarta.id - Selasa, 21 November 2023 | 13:32 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
RS Indonesia di Gaza Berhenti Beroperasi, Kekurangan Pasokan Alat Medis hingga Menumpuknya Pasien

Kemenlu ungkap 3 relawan WNI hilang kontak saat tank Israel menyerang RS Indonesia di Gaza. (Foto: ist)

Penulis : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengabarkan jika telah kehilangan kontak dengan 3 (tiga) relawan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di RS Indonesia usai adanya serangan Israel pada Senin, 20 November 2023.

Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha menyebutkan jika Kemenlu telah melakukan berbagai macam upaya agar bisa mengetahui kondisi relawan MER-C tersebut serta mendesak gencatan senjata di Gaza.

Judha membagikan informasi jika Menlu RI, Retno Marsudi terus melakukan berbagai upaya diplomasi untuk desak terkait gencatan senjata, mendorong akses yang lebih besar, terutama untuk bantuan kemanusiaan serta menekan pentingnya perlindungan warga dan fasilitas sipil, salah satunya rumah sakit.

Baca Juga : RS Indonesia di Gaza Berhenti Beroperasi, Kekurangan Pasokan Alat Medis hingga Menumpuknya Pasien

"Saat ini Menlu RI bersama beberapa menlu negara OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) melakukan pertemuan maraton dengan negara-negara kunci untuk mendorong hal tersebut," ujar Judha.

Selain itu, Judha mengungkap jika pemerintah Indonesia sangat mengecam serangan yang diberikan oleh Israel pada RS Indonesia.

Parahnya, menurut laporan dari Aljazirah sejumlah tank-tank Israel telah mengepung RS Indonesia yang ada di Gaza, yang mana ada 12 orang tewas dalam serangan tersebut yang dilakukan pada Senin, 20 November 2023 waktu setempat.

Baca Juga : PBB: Warga Sipil Gaza Terancam Wabah dan Kelaparan hingga Sistem Komunikasi Mati

Sebelumnya, juga diketahui bahwa pada pekan lalu, Israel telah menyerang dan membombardir RS Al-Shifa.

Bahkan, Israel juga menuduh Hamas telah mempunyai pusat komando bawah tanah yang tersembunyi di bawah rumah sakit itu.

Namun, tudingan itu dibantah dengan tegas oleh kelompk Palestina.

Direktur Kementerian Kesehatan Gaza juga membantah terhadap klaim Israel yang mengatakan jika mereka telah menemukan sebuah terowongan Hamas di bawah RS Al-Shifa.

Sementara itu, diketahui kini sudah lebih dari 13.000 jiwa di Gaza telah meninggal dunia akibat serangan bombardir dari Israel sejak 7 Oktober 2023 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link