Beranda / News

Terungkap! Alung Pembunuh Fitria di Bogor Baru 3 Hari Keluar Tahanan, Pelaku Kasus Penganiayaan

news.terasjakarta.id - Rabu, 6 Desember 2023 | 13:06 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Terungkap bahwa Alung, pembunuh Fitria Wulandari di Bogor, baru 3 hari keluar tahanan akibat menjadi pelaku kasus penganiayaan dengan motif cemburu. (Foto: TikTok @alung.ajahh)

Terungkap bahwa Alung, pembunuh Fitria Wulandari di Bogor, baru 3 hari keluar tahanan akibat menjadi pelaku kasus penganiayaan dengan motif cemburu. (Foto: TikTok @alung.ajahh)

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Terungkap bahwa tersangka kasus pembunuhan wanita bernama Fitria Wulandari di Bogor baru tiga hari keluar dari penjara.

Tersangka bernama RA alias Alung (21 tahun) itu pernah ditahan di Polsek Bogor Barat karena kasus penganiayaan.

Ia ditahan karena menjadi pelaku pemukulan dan penganiayaan terhadap seorang remaja bernama Rafi.

Baca Juga : Peran Mbak Rara dalam Olah TKP Kasus Pembunuhan di Subang Ternyata Bukan Cari Golok

Kepala Kepolisian Resor Kota Bogor Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso mengatakan bahwa motif penganiayaan ini lantaran Alung cemburu dan menduga Rafi memiliki hubungan dengan Fitria yang merupakan kekasihnya.

"Pelaku RA ditahan karena berantem karena rebutan wanita. Wanita itu yang kini jadi korban pembunuhan pelaku itu sendiri," ucap Bismo pada Selasa, 5 Desember 2023.

Kasus penganiayaan ini pun dilaporkan ke Polsek Bogor Barat sehingga Alung ditahan selama 28 hari.

Bahkan, diketahui ayah Fitria kerap mengunjungi Alung selama ditahan.

Alung akhirnya dibebaskan setelah pihak korban mencabut laporan dan dilakukan restorative justice.

Kendati demikian, baru tiga hari keluar tahanan, Alung justru menghabisi nyawa Fitria.

Mulanya, Alung menghubungi Fitria dan menjemputnya yang sedang nongkrong bersama teman-temannya pada Kamis, 30 November 2023 malam.

Baca Juga : Pembunuhan Karyawati di Lobi Mal Tanjung Duren Diduga Sudah Direncanakan Pelaku

Kemudian, Alung membawanya ke Hotel Melati dan sempat berhubungan badan.

Namun, Alung langsung meminta putus dengan Fitria.

Tak ingin diputuskan begitu saja, Fitria langsung dibekap mulut dan dadanya hingga terbunuh. 

Usai membunuh Fitria, Alung menyimpan jasad Fitria di atas meja di lantai dua salah satu ruko kosong di kawasan Semeru.

Alung sendiri merupakan juru parkir di kawasan tersebut sehingga diketahui memiliki akses masuk ke ruko tersebut.

Selama dua hari, Fitria mendekam di ruko tersebut, sedangkan Alung menjalani aktivitasnya seperti biasa.

Orang tua Fitria yang mengetahui anaknya tak pulang ini pun bertanya kepada Alung.

Alung berdalih bahwa Fitria tengah bermain dengan teman-temannya.

Namun, teman-teman Fitria yang ditemui pada Kamis malam lalu mengaku bahwa sepasang kekasih tersebut sempat terlibat cekcok sebelum pergi.

Baca Juga : CCTV Detik-detik Pembunuhan Mahasiswa UI, dari Dijemput hingga Masuk Kamar

Alung sempat mengaku kepada teman-temannya bahwa ia telah mengantar pulang Fitria ke rumah.

Namun, pengakuannya berubah bahwa ia dan kekasihnya sempat cekcok di jalan sehingga Fitria memilih lompat dari motor.

Kasus pembunuhan ini terkuak setelah penyidik melakukan olah TKP dan menemukan hal mencurigakan dari keterangan pelaku.

Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya

Pada Sabtu, 2 Desember 2023, Alung mengaku kepada ayah Fitria bahwa anaknya tersebut berada di ruko.

"Setelah dicek, kondisi korban sudah tidak bernyawa," kata Bismo.

Setelah bukti dinilai cukup, Alung pun ditangkap dan mengakui perbuatannya ke polisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link