Beranda / News

Fakta Tabrakan Beruntun di Puncak Bogor, 17 Orang Luka hingga Diduga Rem Blong

news.terasjakarta.id - Rabu, 24 Januari 2024 | 11:55 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link

Fakta tabrakan beruntun di Puncak, Bogor pada Selasa, 23 Januari 2024. (Foto: ist)

Penulis : Adinda Salsabila
Editor : Adinda Salsabila

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Deretan fakta tabrakan beruntun di Puncak, Bogor pada Selasa, 23 Januari 2024.

Kecelakaan beruntun terjadi Jalur Puncak, tepatnya di Jalan Raya Puncak, Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sekitar pukul 11.00 WIB.

Tabrakan beruntun tersebut melibatkan sembilan kendaraan yang menimbulkan korban luka.

Baca Juga : Penyebab Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor Diduga Rem Blong

Akibat dari kecelakaan beruntun di Jalur Puncak, Bogor, belasan orang terluka.

Pemicu kecelakaan diduga karena satu unit truk bermuatan air mineral mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan.

Usai kejadian tersebut, arus lalu lintas di kawasan Puncak sempat ditutup selama proses evakuasi berlangsung.

Baca Juga : 14 Orang Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor, 3 Diantaranya Anak-anak

Evakuasi tabrakan beruntun di Jalur Puncak, Bogor selesai sekitar pukul 16.30 WIB.

Adapun fakta-fakta tabrakan beruntun di Puncak, Bogor, Jawa Barat pada Selasa, 23 Januari 2024.

1. Diduga Rem Blong

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama menyebut diduga kecelakaan terjadi disebabkan rem blong.

"Indikasi pertama adanya rem blong dari truk boks," kata Rizky.

Meski begitu, Rizky mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait hal tersebut.

Termasuk, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

2. 17 Orang Terluka

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Iptu Angga Nugraha menyampaikan sebanyak 17 orang yang menjadi korban akibat tabrakan tersebut.

Sebanyak 17 korban mengalami luka dengan rincian empat orang luka berat dan 13 orang luka ringan.

Sementara, tidak ada korban meninggal atas peristiwa tersebut.

"Total korban ada 17 orang, luka berat empat orang dan luka ringan 13 orang," kata Angga.

"Untuk korban meninggal tidak ada," sambungnya.

Adapun identitas 17 korban tabrakan beruntun di Puncak, Bogor sebagai berikut.

Luka Ringan

  1. Rinjani (anak-anak)
  2. Elsa (anak-anak)
  3. Ananda Restu (anak-anak)
  4. Ussy (anak-anak)
  5. Ely Herawati
  6. Nining
  7. Endah
  8. Fitri Amelian
  9. Iwan
  10. Agustin
  11. Bintang
  12. Sopian
  13. M. Ryansyah

Luka Berat

  1. Eti Murhayati
  2. Rudi
  3. Deden Tisman
  4. Beni

3. Truk Boks Tabrak Motor, Mobil, hingga Angkot

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Iptu Angga Nugraha menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk boks yang mengangkut air mineral melaju di Jalan Raya Puncak menuju Jakarta

"Kendaraan truk boks bernopol B-9740-UXX bergerak dari arah Puncak menuju arah Gadog," tutur Angga.

"Kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri," sambungnya.

Namun, setiba di lokasi truk boks menabrak motor Honda Beat bernopol F-2713-RO dan mobil Suzuki XL7 bernopol F-1582-AAC.

Kemudian, truk boks juga menabrak angkot yang sedang berhenti di bahu jalan sebelah kiri arah Jakarta.

"Kendaraan terdorong ke kanan jalan, membentur kendaraan Daihatsu Grand Max angkot nopol D-1914-XA yang bergerak dari Gadog menuju Puncak," paparnya.

Truk boks terus melaju hingga kemudian menabrak mobil boks bernopol BB-8663-FA yang tengah terparkir di bahu jalan sebelah kanan dari arah Puncak.

Hingga kemudian truk boks menabrak tiga motor dan baru berhenti usai menghantam rumah makan dan toko velg.

4. Truk Boks Hantam Rumah Makan dan Toko Velg

Selain mengakibatkan belasan orang terluka, tabrakan beruntun di Puncak, Bogor juga menyebabkan dua bangunan rumah makan dan toko velg mobil mengalami kerusakan.

Pasalnya, dinding rumah makan yang terhubung dengan toko velg mobil jebol ditabrak oleh mobil boks.

Kaca jendela pada dinding rumah makan juga nampak hancur dengan tiang bangunan tampak melengkung dan rusak.

Sementara, dinding bagian depan toko velg juga hancur akibat hantaman truk boks tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link