Beranda / News

Hattrick Lampaui Target Pajak, Dirjen: Mudah-mudahan di 2024 Quattrick

news.terasjakarta.id - Kamis, 25 Januari 2024 | 16:03 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Hattrick lampaui target pajak 2021 2023, Dirjen Pajak Suryo Utomo optimis, mudah mudahan di 2024 quattrick. (Foto: YouTube 
Direktorat Jenderal Pajak)

Hattrick lampaui target pajak 2021 2023, Dirjen Pajak Suryo Utomo optimis di 2024 mencetak quattrick. (Foto: YouTube Direktorat Jenderal Pajak)

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Penerimaan pajak berhasil mencapai target tiga kali berturut-turut.

Capaian pajak hattrick ini dicapai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari 2021-2023.

Menurut data Kemenkeu pada tahun 2023, Direktorat Jenderal Pajak mencatat penerimaan pajak sebesar Rp1.869,2 triliun atau 108,8 persen dari APBN 2023 dan 102,8 persen dari Perpres Nomor 75 Tahun 2023.

Baca Juga : Resmi! Ini Besaran Tarif Progresif Pajak Kendaraan Bermotor di Jakarta

Angka ini juga meningkat secara signifikan sebesar 8,9 persen dibandingkan realisasi tahun 2022 sebesar Rp1.716,8 triliun atau 115,6 persen.

Sedangkan pada 2021, penerimaan pajak negara sebesar 1.278,6 triliun atau 104 persen.

Dengan prestasi ini, Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Suryo Utomo mengaku optimis bahwa target pajak bisa berlanjut menjadi quattrick atau empat tahun berturut-turut.

"Kalau kemarin hattrick, mudah-mudahan quattrick di 2024 ini," ujar Suryo dalam Podcast Cermati pada Kamis, 25 Januari 2024.

Menurutnya, pencapaian target pajak ini tak lepas dari peran serta masyarakat sebagai wajib pajak.

Maka dari itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para wajib pajak atas kontribusinya.

"Pada kesempatan ini, kami Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu sampaikan terima kasih kepada wajib pajak atas kontribusinya," ucapnya.

Baca Juga : Tidak Naik 40-75 Persen, Jenis Pajak Hiburan ini Turun Jadi 10 Persen!

pihaknya akan selalu membina hubungan dan komunikasi, serta kepercayaan yang baik dengan wajib pajak.

Terlebih, lanjutnya, Suryo menekankan bahwa pajak yang telah diserahkan ke pemerintah ini akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan.

"Penerimaan pajak untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Bukan untuk kita (pegawai pajak), bukan untuk saya. Tapi kembali ke masyarakat Indonesia," lanjutnya.

Sejalan dengan itu, pihaknya juga melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan penegakan hukum yang dilakukan oleh DJP Kemenkeu.

Tentunya, peran puluhan ribu pegawai DJP yang solid juga dibutuhkan untuk mencapai target penerimaan pajak.

Lebih lanjut, DJP Kemenkeu menyiapkan strategi untuk penerimaan pajak 2024.

Salah satu strategi yang dimaksud adalah reformasi struktural, mulai kebijakan hingga data.

Baca Juga : Lampaui Target! Kanwil DJP Jakarta Utara Kumpulkan Pajak Rp52,61 Triliun di 2023

Dalam hal kebijakan, pihaknya mereformasi UU hingga harmonisasi aturan perpajakan.

Sementara itu, pihaknya juga akan menyusun formulasi manajemen risiko terkombinasi pada data dan informasi yang dikumpulkan terkait wajib pajak dan penerimaan pajak.

"Jadi menentukan siapa wajib pajak yang akan diberikan treatment tertentu dalam satu periode tertentu," tuturnya.

Untuk saat ini, pihaknya menggunakan SIDJP. Sedangkan pada tahun 2024 ini, pihaknya berharap memiliki sistem terbaru.

Dengan begitu, cara kerja dan pengawasan pihaknya lebih mudah dan tersistem.

Tentunya, pihaknya juga akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait perpajakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link