Beranda / News

Pelanggaran Etik KPU Tak Pengaruhi Pencalonan Gibran

news.terasjakarta.id - Senin, 5 Februari 2024 | 18:18 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Prabowo-Gibran

Putusan pelanggaran etik KPU RI tak mempengaruhi pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres. (foto: IG @gibran_rakabuming)

Penulis : Cahyono
Editor : Cahyono

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menegaskan bahwa putusan pelanggaran etik KPU RI tak mempengaruhi pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres.

Adapun DKPP telah menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Ketua KPU Hasyim Asy'ari, karena dinilai melanggar kode etik terkait pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.

Pasalnya Hasyim tidak mengubah syarat usia minimum capres-cawapres pada Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023 sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023.

Baca Juga : Anwar Usman Diberhentikan dari Ketua MK, Terbukti Langgar Etik Berat

"Putusan DKPP murni tetang pelanggaran etik ketua dan anggota KPU. Tidak berpengaruh terhadap pencalonan capres dan cawapres," ujar Ketua DKPP Heddy Lugito pada Senin, 5 Februari 2024.

Selain Hasyim Asy'ari, DKPP juga menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada 6 Komisioner KPU yakni August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Mochamad Afifuddin, Yulianto Sudrajat, Parsadaan Harahap, dan Idham Holik.

Dalam pertimbangan putusan, KPU seharusnya segera melakukan konsultasi dengan DPR dan pemerintah setelah Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 pada 16 Oktober 2023.

Baca Juga : Jelang Pemilu, 100 Pejabat Pemkot Jakut Ikuti Bimtek Kode Etik dan Netralitas ASN

Ini diperlukan agar Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023 selaku aturan teknis pilpres bisa segera direvisi mengikuti putusan MK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link