Beranda / News

Beras Langka, Pemerintah Bakal Batasi Pembelian hanya 10 Kg di Toko Ritel

news.terasjakarta.id - Senin, 12 Februari 2024 | 15:07 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Beras langka

Pemerintah akan batasi pembelian beras di toko ritel modern maksimal 10 Kg. (foto: ist)

Penulis : Cahyono
Editor : Cahyono

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya akan membatasi pembelian beras di toko ritel modern untuk mengatasi kelangkaan.

Nantinya masyarakat hanya dapat membeli beras maksimal 2 pack dengan kemasan 5 kilogram (Kg).

“Ini kalau enggak dibatasi, di saat harga beras tinggi kayak gini nanti semua orang jadinya memborong beras kan. Makanya biar rata, kita batasi 1 konsumen bisa beli beras 2 pack dengan masing-masing-masing ukuran 5 kilogram,” kata Arief di Pusat Induk Beras Cipinang, Jakarta pada Senin, 12 Februari 2024.

Baca Juga : Harga Beras Naik Nggak Karuan Jelang Pemilu, Bapanas: Musim Panen Terjadi Maret 2024

Dia juga menjanjikan beras tak akan langka lagi di ritel modern mulai pekan ini.

Pasalnya pemerintah akan mengguyur 40 ton beras ke ritel modern merek SPHP dan 1.000 ton beras komersial.

Beras itu akan disalurkan mulai Selasa, 12 Februari 2024.

Baca Juga : Atasi Beras Langka, Jokowi Perintahkan Bapanas Banjiri Stok 34 Ribu Ton ke Pasar

“Iya, (ritel tak akan kosong) karena SPHP nanti akan disalurkan oleh Bulog sebanyak 40 ton dan beras komersial akan dikerjakan oleh Food Station yang akan dikirimkan ke ritel 1.000 ton,” ujar Arief.

Dari itu, untuk mengatasi kelangkaan dan melambungnya harga beras, pemerintah akan membatasi pembelian maksimal 10 Kg.

Sebelumnya Ketua Aprindo Roy Mandey tak menampik terjadi kekosongan stok beras di toko ritel modern.

Baca Juga : Dampak El Nino, Pemerintah Perpanjang Bansos Beras 10 Kg hingga Desember 2023

Hal itu lantaran ada sebagian pengusaha ritel yang memilih untuk berhenti membeli beras dari produsen karena harganya jauh di atas Harga Eceren Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dia merinci, beras premium sudah dibanderol Rp16.000 sementara HET beras premium Rp13.900.

Di sisi lain, para produsen beras mengeluhkan stok beras yang diolah saat ini mulai berkurang.

Baca Juga : Harga Beras Melonjak, Heru Budi Minta Food Station Perbanyak Suplai ke Pasar

“Sudah sepekan ini beras itu berangsur kurang. Kemudian kita Purchasing Order (PO) atau kita pesan ke produsen eh malah harganya tinggi,” ujar Roy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link