Beranda / News

Penting! Cek Surat Suara di Depan KPPS sebelum Masuk Bilik, KPU: Rusak Bisa Diganti

news.terasjakarta.id - Selasa, 13 Februari 2024 | 09:50 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link

KPU beri arahan untuk cek surat suara di depan KPPS sebelum masuk bilik. (ilustrasi: terasjakarta.id)

Penulis : Adinda Salsabila
Editor : Adinda Salsabila

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Komisi Pemilihan umum (KPU) menyarankan pemilih memeriksa atau mengecek surat suara di depan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebelum masuk ke bilik suara.

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KPU RI, Hasyum Asy'ari.

Pemilih diperkenankan mengecek surat suara di depan KPPS sebelum masuk ke bilik untuk memastikan surat suara yang diterima dalam keadaan baik, tidak rusak, maupun tidak tercoblos.

Baca Juga : Tata Cara dan Syarat Mencoblos Surat Suara Pemilu 2024 di TPS, Jangan sampai Keliru!

Pemilihan Umum (Pemilu) sendiri bakal diselenggarakan Rabu, 14 Februari 2024.

Sehingga, bagi pemilih penting untuk memeriksa kondisi surat suara apabila ingin melakukan pencoblosan.

"Jadi urutannya pemilih datang, kan duduk dulu nih. Kemudian dipanggil untuk cek KTP, formulir dengan DPT-nya," kata Hasyim dikutip Selasa, 13 Februari 2024.

"Kalau ada di DPT ya tanda tangan DPT, kalau tidak ya tanda tangan daftar hadir sesuai pemilihnya," sambungnya.

Baca Juga : TPS Rawan Banjir, BPBD DKI Lakukan Mitigasi Bencana Pemilu 2024

Dijelaskan sebelum masuk bilik, diperkenankan untuk dibuka guna melihat kondisi kelayakan surat suara.

Jika surat suara ditemukan dalam kondisi kurang bagus, maka akan dianggap rusak dan pemilih memiliki kesempatan untuk meminta ganti.

"Lalu dipanggil bergiliran untuk diberi surat suara, misalnya lima surat nih. Mestinya sebelum masuk, dibuka dulu di situ, boleh, untuk melihat surat suaranya kondisi bagus atau tidak," tutur Hasyim.

"Karena di situ kalau kurang bagus kan dianggap rusak. Di situ diberi kesempatan untuk minta ganti," ujarnya.

Pemilih Bisa Ajukan Surat Pengganti Jika Salah Coblos

Selain itu, Hasyim menyebut pemilih biaa mengajukan surat suara pengganti apabila salah cobloa di bilik suara.

Namun, perlu dicatat bahwa ketentuan ini menyesuaikan situasi pemilih yang lain.

"Kalau salah coblos juga bisa minta ganti. Tapi kan kesempatannya melihat situasi pemilih yang lain," kata Hasyim.

"Kalau surat suaranya nggak cukup, ya nggak bisa," imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa jumlah surat suara yang dialokasikan dalam satu TPS berjumlah sebanyak daftar pemilih yang terdata di TPS tersebut ditambah dengan 2 persen surat suara cadangan dari jumlah tadi.

Contohnya, ada 250 orang yang terdaftar di suatu TPS, maka jumlah surat suara yang dialokasikan di TPS tersebut sebanyak 255 lembar.

Hasyim pun mengimbau kepada pemilih untuk menggunakan kesempatan yang ada sebelum masuk ke bilik suara untuk memeriksa kondisi surat suara yang diberikan KPPS.

Cek surat suara di depan KPPS sebelum masuk bilik menjadi hal yang penting untuk dilakukan pemilih. 

"Jadi semestinga pemilih menggunakan kesempatan untuk cek dulu surat suara di luar (bilik)," ucap Hasyim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link