Beranda / News

Jokowi Naikkan Tunjangan Bawaslu Jelang Pencoblosan, Intip Besarannya!

news.terasjakarta.id - Selasa, 13 Februari 2024 | 10:45 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Besaran tunjangan kinerja Bawaslu yang dinaikkan Jokowi jelang dua hari pencoblosan. (foto: ist)

Besaran tunjangan kinerja Bawaslu yang dinaikkan Jokowi jelang dua hari pencoblosan. (foto: ist)

Penulis : Adinda Salsabila
Editor : Adinda Salsabila

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan tunjangan kinerja (tukin) pegawai Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu).

Jokowi menaikkan tunjangan Bawaslu dua hari menjelang pemungutan suara Pemilu 2024.

Keputusan kenaikan tunjangan pegawai Bawaslu tertuang ke dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2024 yang ditandatangani pada Senin, 12 Februari 2024.

Dalam Pasal 4 Perpes Nomor 18 Tahun 2024 berbunyi:

"Tunjangan kinerja bagi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 diberikan terhitung sejak peraturan presiden ini berlaku."

Baca Juga : Intip Besaran Gaji Bawaslu Provinsi 2023-2028, Mulai Rp16 Juta

Pertimbangan naiknya tunjangan Bawaslu ini berdasarkan capaian hasil pelaksanaan reformasi birokrasi, Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum yang telah memenuhi kriteria.

Disebutkan Peraturan Presiden Nomor 122 Tahun 2017 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum sudah tidak sesuai dengan perkembangan capaian hasil pelaksanaan dengan perkembangan capaian hasil pelaksanaan reformasi birokrasi sehingga perlu diganti.

Kenaikan tunjangan kinerja pegawai Bawaslu yang didapatkan menyesuaikan dengan kelas jabatan.

Bawaslu memiliki 17 kelas jabatan di lingkungan pegawai Bawaslu.

Baca Juga : Penting! Cek Surat Suara di Depan KPPS sebelum Masuk Bilik, KPU: Rusak Bisa Diganti

Di mana besaran tunjangan kinerja pegawai Bawaslu tertinggi berada di kelas jabatan 17 dengan nilai Rp29.085.000 per bulan.

Jumlah tersebut naik sebesar 16,7 persen dari tahun 2017.

Sementara, pegawai Bawaslu dengan tingkat terendah, kelas jabatan 1 menerima tunjangan kinerja sebesae Rp1.968.000 per bulan.

Jumlah tersebut naik 11,44 persen dari tahun 2017.

Besaran Kenaikan Tunjangan Pegawai Bawaslu

Adapun besaran yang Jokowi naikkan terhadap tunjangan pegawai Bawaslu jelang dua hari pencoblosan Pemilu 2024 sesuai tingkat jabatan sebagai berikut.

  • Kelas jabatan 17: Rp29.085.000
  • Kelas jabatan 16: Rp20.695.000
  • Kelas jabatan 15: Rp14.721.000
  • Kelas jabatan 14: Rp11.670.000
  • Kelas jabatan 13: Rp8.562.000
  • Kelas jabatan 12: Rp7.271.000
  • Kelas jabatan 11: Rp5.183.000
  • Kelas jabatan 10: Rp4.551.000
  • Kelas jabatan 9: Rp3.781.000
  • Kelas jabatan 8: Rp3.319.000
  • Kelas jabatan 7: Rp2.928.000
  • Kelas jabatan 6: Rp2.702.000
  • Kelas jabatan 5: Rp2.493.000
  • Kelas jabatan 4: Rp2.350.000
  • Kelas jabatan 3: Rp2.216.000
  • Kelas jabatan 2: Rp2.089.000
  • Kelas jabatan 1: Rp1.968.000

Gaji Pegawai Bawaslu Provinsi 2023-2028

Sementara itu, pendapatan bulanan Badan Pengawas Pemilihan Umum ini tidak disamaratakan.

Melainkan, pendapatan bulanan Bawaslu digolongkan berdasarkan tingkay wilayah yang meliputi Bawaslu pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga DKPP.

Berdasarkan Kepres No. 4 Tahun 2019 tentang kedudukan keuangan Ketua dan Anggota Badan Pengawasan Pemilihan Umum, uang kehormatan dan fasilitas telah ditetapkan bahwa Bawaslu akan mendapatkannya.

Akan tetapi, kedudukan keuangan ketua dan anggota Bawaslu berbeda dengan Bawaslu tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan DKPP.

Adapun rincian gaji ketua dan anggota Bawaslu sesuai tingkatan, termasuk Provinsi berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2019 sebagai berikut.

1. Bawaslu Pusat

  • Ketua: Rp38.799.000
  • Anggota: Rp35.987.000

2. Bawaslu Provinsi

  • Ketua: Rp18.194.000
  • Anggota: Rp16.709.000

3. Bawaslu Kabupaten/Kota

  • Ketua: Rp11.540.700
  • Anggota: Rp10.415.700

4. DKPP

  • Ketua: Rp25.866.000
  • Anggota: Rp.23.991.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link